Saudara Tamu

Assalamualaikum, wr. wb.,

Salam hangat, terimakasih kepada sahabat yang telah mengunjungi blog ini, serta sudi berbagi rasa dan menjabat selembar tangan silaturrahim lewat dunia maya ini….

Maka dari itu, agar jalinan silaturrahim ini tidak hanya sebatas air di atas daun talas…. monggo tinggalkan beberapa kalimat lepas yang ingin sahabat utarakan….

19 pemikiran pada “Saudara Tamu

  1. Salam kenal mas Nurcholis :)

    Kenal balik Mbak Bening…
    terimakasih sudah menyempatkan diri bersilaturrahim di blog kami…
    moga ini menjadi sesuatu yang seratus, dan yang seratus merupakan yang seribu.. Amien.

  2. Assalammu’alaikum…
    Salam kenal mas Nur…Walau belum lama mengitari berandanya,udah merasa sejuk..he..
    Oya,jika saya perlu bantuan dalam dunia bloging ini sudilah berbagi ilmu…karena saya masih baru belajar..
    Terima kasih..
    Wassalam

  3. Assalammu’alaikum…
    Salam kenal mas Nur…Walau belum lama mengitari berandanya,udah merasa sejuk..he..
    Oya,jika saya perlu bantuan dalam dunia bloging ini sudilah berbagi ilmu…karena saya masih baru belajar..
    Terima kasih..
    Wassalam

    Waalaikum salam, wr.wb.,
    Dear senyuman pagi yang semakin sejuk dengan embunnya. Terimakasih atas apresiasinya. O ya, masalah bantu-membantu, InsyaAllah bisa semampu saya.

  4. Assalamualaikum….
    salam kenal, maaf ini ceritanya lagi jalan jalan di web terus gimana ceritanya saya juga enggak tau kok bisa kesasar sampai sini … :D
    dan kebetulan saya baru buat akun di wordpress,jadi masih kosong aja halaman saya…belom dicorat coret … jadi sekalian saya mampir kesini buat nambah temen atas dasar alasan itu tadi, saya kan, baru disini (hadehh,muter2).
    terimakasih sudah membiarkan saya meninggalkan komentar yang aneh bin ajaib seperti ini … :D

  5. Setahun yg lalu aku ke ds masalima, masa lembu. Aku ke sana 2mgg lamanya karna ada tugas kerja yaitu kirim brg peralatan antena pemancar telkom sel . Ingin aku kesana lagi. kangen dg suasana di sana.

  6. Wah, terimakasih Mas Romli sudah mampir. Terimakasih juga sudah menguatkan media komunikasi di Masalembu. Kalau nggak ada Telkomsel, ya orang masalembu nggak bisa nelepon. Kapan-kapan mari ke Masalembu lagi, siapa tahu saya ada di sana atau kita janjian, kita bisa bakar ikan banyak-banyak. :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s